MAKALAH MERANCANG METODE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN MELALUI PENGUASAAN KONSEP DAN PRAKTEK

 

MAKALAH

MERANCANG METODE PEMBELAJARAN BERMAIN PERAN MELALUI PENGUASAAN KONSEP DAN PRAKTEK

 

DOSEN PENGAMPU:

THANTAWI JAUHARI, M.A

 

 

 

Disusun oleh:

Rosdiana br Sembiring

Raudatul Marhamah

Ely Safitri

 

MATA KULIAH : MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN AUD  

SEKOLAH TINGGI ILMU TARBIYAH AL WASHLIYAH  KOTA BINJAI

2023

 

 

KATA PENGANTAR

 

Segala puji syukur atas kehadirat Allah Swt, yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada seluruh umat manusia, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya.

Shalawat serta salam tetap terlimpahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW yang membawa kita dari zaman yang gelap menuju zaman yang terang benderang ini yakni dengan agama islam.

Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada dosen pengampu yang telah memberikan pengarahan yang sangat berarti bagi penyusun makalah ini.

Selanjutnya ucapan terima kasih kepada rekan-rekan yang telah membantu hingga terselesaikannya makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembacanya serta dapat menambah ilmu pengetahuan dan pemahaman pada pembahasan makalah ini, aamiin.

Penyusun menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan dari para pembaca demi perbaikan dan pengembangan makalah ini.

Demikianlah makalah ini dibuat, semoga dapat bermanfaat bagi penyusun khususnya dan pembaca pada umumnya.

 

 

Binjai,  Oktober 2023

 

Penulis

 

             

i

DAFTAR ISI

 

 

PENDAHULUAN .................................................................................................... i

DAFTAR ISI............................................................................................................. ii 

BAB I. 1

B.   Rumusan Masalah. 1

C.   Tujuan Penulisan. 1

 

A. Latar Belakang ................................................................................................. 1

 

BAB II PEMBAHASAN

A.  Pengertian Strategi Pembelajaran ..................................................................... 2

B.  Strategi pembelajaran Metakognitif ................................................................. 4

C.  Strategi jigsaw .................................................................................................. 4 

BAB III PENUTUP

A.  Kesimpulan ....................................................................................................... 8

B.  Saran ................................................................................................................. 8

 

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................... 9

ii


BAB I

PENDAHULUAN

A.   Pendahuluan

Pembelajaran bermain peran (role-playing) adalah salah satu pendekatan yang efektif dalam mengembangkan pemahaman, keterampilan, dan kemampuan interpersonal siswa. Ketika metode ini dikombinasikan dengan penguasaan konsep dan praktek, pembelajaran bermain peran dapat menjadi alat yang sangat efisien dalam pembelajaran.

Pembelajaran bermain peran adalah metode di mana siswa mengambil peran atau karakter tertentu dan memainkan situasi tertentu yang memerlukan pemecahan masalah, komunikasi, dan pemahaman mendalam tentang topik tertentu. Kombinasi dengan penguasaan konsep dan praktek yang kuat, metode ini dapat membantu siswa mengasimilasi informasi dengan lebih baik dan menerapkannya dalam konteks kehidupan nyata.

B.   Rumusan Masalah

1.        Apakah yang dimaksud denganpembelajaran bermain peran? 

2.        Apakah manfaat pembelajaran bermain peran?

3.        Bagaimana penguasaan Konsep dalam Pembelajaran Bermain Peran itu?

C.   Tujuan Penulisan

1.        Mengetahui apa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran?

2.        Mengetahui apa manfaat pembelajaran bermain peran?

3.        Mengetahui apa penguasaan Konsep dalam Pembelajaran Bermain Peran itu?

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

a.      Pengertian Pembelajaran Bermain Peran

Pembelajaran bermain peran adalah metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam mengambil peran atau karakter tertentu dalam situasi tertentu. Siswa akan berinteraksi dengan karakter lain dan harus mengambil keputusan berdasarkan karakter yang mereka perankan. Tujuan utama dari pembelajaran bermain peran adalah mengembangkan pemahaman, keterampilan, dan pengetahuan siswa melalui pengalaman langsung.

b.      Manfaat Pembelajaran Bermain Peran

Pembelajaran bermain peran memiliki sejumlah manfaat, antara lain:

1.      Pengembangan Keterampilan Sosial: Siswa belajar berkomunikasi, bernegosiasi, dan bekerja sama dengan karakter lain, yang mengembangkan keterampilan sosial yang penting.

2.      Pengertian yang Mendalam: Melalui pengambilan peran, siswa bisa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang topik atau situasi yang sedang mereka

pelajari.

3.      Pengembangan Kemampuan Pemecahan Masalah: Bermain peran seringkali melibatkan pemecahan masalah, di mana siswa harus menemukan solusi untuk tantangan dalam peran mereka.

4.      Keterlibatan Aktif: Siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, yang dapat meningkatkan motivasi dan minat mereka terhadap pelajaran.

c. Penguasaan Konsep dalam Pembelajaran Bermain Peran

Penguasaan konsep adalah pendekatan yang mengedepankan pemahaman konsep-konsep kunci sebelum siswa terlibat dalam praktik atau aplikasi. Dalam konteks pembelajaran bermain peran, ini berarti siswa memahami konsep-konsep dasar yang terkait dengan peran yang mereka ambil sebelum mereka benar-benar terlibat dalam peran tersebut.

Tahapan Penguasaan Konsep

1.      Identifikasi Konsep-Konsep Kunci: Guru harus mengidentifikasi konsep-konsep kunci yang terkait dengan peran yang akan dimainkan. Misalnya, jika siswa akan bermain peran sebagai seorang ahli ekologi, konsep-konsep seperti rantai makanan, lingkungan, dan biodiversitas harus dikuasai terlebih dahulu.

2.      Penyampaian Konsep: Guru harus memberikan penjelasan dan pemahaman konsepkonsep ini kepada siswa. Ini bisa dilakukan melalui ceramah, diskusi kelompok, atau sumber daya pembelajaran lainnya.

3.      Pemeriksaan Pemahaman: Setelah siswa mendengar konsep-konsep ini, guru dapat melakukan pemeriksaan pemahaman untuk memastikan bahwa siswa telah memahami konsep tersebut. Ini bisa berupa kuis singkat atau pertanyaan refleksi.

 

d. Praktek dalam Pembelajaran Bermain Peran

Praktek dalam pembelajaran bermain peran adalah tahap di mana siswa benar-benar terlibat dalam peran yang mereka pilih. Praktek ini mencakup simulasi situasi yang relevan dengan topik yang dipelajari dan pengambilan keputusan dalam peran mereka.

Implementasi Praktek

1.      Pengambilan Peran: Siswa akan mengambil peran yang telah ditentukan dan berinteraksi dalam konteks yang telah disiapkan. Mereka harus menggunakan pengetahuan yang telah mereka kuasai untuk mengambil keputusan dalam peran mereka.

2.      Situasi Bermain Peran: Guru harus mempersiapkan situasi bermain peran yang relevan dengan topik yang dipelajari. Situasi ini harus mendorong siswa untuk menerapkan konsep-konsep yang telah mereka pelajari.

3.      Evaluasi dan Refleksi: Setelah bermain peran, guru dan siswa harus melakukan evaluasi dan refleksi. Ini membantu siswa untuk memahami bagaimana penggunaan konsep dalam situasi nyata.

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A.    Kesimpulan

Pembelajaran bermain peran melalui penguasaan konsep dan praktek adalah metode yang kuat untuk mengembangkan pemahaman, keterampilan, dan pengetahuan siswa. Dengan mengidentifikasi konsep-konsep kunci dan memastikan pemahaman sebelum melibatkan siswa dalam praktek, guru dapat membantu siswa mendapatkan manfaat maksimal dari pembelajaran bermain peran. Dengan kombinasi yang tepat dari konsep dan praktek, siswa dapat mengembangkan keterampilan sosial, pemecahan masalah, dan pemahaman yang mendalam tentang topik yang dipelajari. Dalam era pendidikan yang semakin berorientasi pada penerapan pengetahuan dalam konteks nyata, pembelajaran bermain peran seperti ini memiliki peran yang penting dalam membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang relevan dan berkelanjutan.

B.     Saran

  .  Dengan adanya kajian mengenai merancang metode pembelajaran bermain peran, diharapkan agar pembaca/mahasiswa pada khususnya dapat memahami dengan baik bagaimana sebenarnya beberapa strategi yang dipakai dalam pembelajaran, serta kaitannya dalam pelaksanaan pendidikan, sehingga jika menghadapi suatu permasalahan dalam pendidikan akan lebih mudah untuk menyelesaikannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

Makalah merancang metode pembelajaran bermain peran https://chat.openai.com/c/14d82357-

40d4-4931-93f4-6a9b2dea6a15 diakses pada tanggal 12 oktober 2023

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH MERENCANAKAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN ANAK

permohonan izin oprasional paud

MAKALAH PRAKTIKUM DAKWAH TAUSIAH TENTANG PERNIKAHAN