pahlawan nasional dan revolusi



Sekilas tentang Pahlawan Nasional
NO
GAMBAR PAHLAWAN NASIONAL
URAIAN
1
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggJMH0XmMsfzXmbE616sBLdHrfFoeMSK8T8XmBQW2qGn0jBtjn_UTlTffkEqJ1EKbl68jb5-MG5SlnWrO62bGA2qU589ANjO2cy3Z0qA_2Gv6tPHEhiHx2sdgSDYxN5BfJ3uyGxumYEo8/s1600/cut+nyak+dien.png
Lahir di daerah Lampadang, wilayah Kerajaan Aceh, pada tahun 1848 dan meninggal dunia di Sumedang, Jawa Barat, pada tanggal 6 November 1908, disemanyamkan di Gunung Puyuh, Kabupaten Sumedang. Merupakan seorang Pahlawan wanita Nasional Indonesia yang berasal dari wilayah Aceh yang ikut berjuang dalam melawan penjajah Belanda pada waktu Perang di Aceh.

Cut Nyak Dhien terlahir dari keluarga yang bisa dibilang kalangan bangsawan yang sangat taat pada agama. Ayahandanya yang bernama Teuku Nanta Seutia, merupakan seorang uleebalang. Beliau memperoleh pendidikan agama dan rumah tangga yang terbilang sangat baik dari kedua orang tuanya dan juga para guru agama. Mereka ini membangun kepribadian beliau yang mempunyai sifat sabar/tabah, teguh pada pendirian, dan sangat tawakal.
2
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlFhd18Mvp4-o-nA6oK2ge8RB-MsvjmC0_MSnBLsF_SpMhGDC3fRBdC-GE4j0uSoz5OsO_CQKngdwuwyHDZ89RyDZGONnWp7s2GC19gKVjpYlGueMn-AM3GPDpaJYE7FdHB2JJJZJmOOs/s1600/pangeran+antasari.png
Beliau dilahirkan di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar tahun 1797, Pangeran Antasari wafat di Bayan Begok, Hindia-Belanda pada tanggal 11 Oktober 1862 merupakan  Pahlawan Nasional Indonesia.
Pangeran Antasari  merupakan Sultan Banjar yang dinobatkan Pada 14 Maret 1862 untuk memimpin  pemerintahan tertinggi pada Kesultanan Banjar yang memperoleh gelar Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin.
Perjuangan dilakukan Pangeran Antasari beserta  tiga ratus prajurit  menyerbu pertambangan batu bara yang dimiliki Belanda di Pengaron pada tanggal 25 April 1859. Setelah berjuang terus menerus di tengah-tengah rakyat tanpa mengenal menyerah, Pangeran Antasari kemudian meninggal  di tengah-tengah pasukannya pada  11 Oktober 1862.
3
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgjS40yS9YrHIYvXpxqnC_SfomrHUFJMYPrSyPC-PzP2tHTaujZqFDNxhlIIYTQDvQ5HyJJIxvhcrRxtEwSZ8OH2zlWnjzo1gunUJXulAOLHdiDYjfeLPt5v1h57N2NlK8DLMlE4k5F7E/s1600/ir+sukarno.png
Ir. Soekarno yang mempunyai nama lahir yaitu Koesno Sosrodihardjo yang di lahirkan di kota Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901 dan wafat di Jakarta, pada tanggal 21 Juni 1970 pada usia 69 tahun. merupakan Presiden pertama republik Indonesia yang menjabat pada periode antara tahun 1945 samapi pada tahun 1966. Ia sangat berperan penting dalam usaha memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan bangsa asing. Ia merupakan Proklamator Kemerdekaan bangsa Indonesia, bersama dengan wakilnya Mohammad Hatta yang terjadi pada peristiwa pembacaan teks proklamasi tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno merupakan seorang yang pertama kali menggagas konsep dasar mengenai Pancasila yang dijadikan sebagai dasar negara Indonesia dan beliau sendiri yang memberikan nama Pancasila.
4
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiitrbUedwIaW8oaQB7FmKatjNrAJQQ1c0aoTEOw-tg2R0wkQX1-ErY-zOWab4xD6Z-XI-hTqAPqpZoBpzHtKpTsj-sCIHeou6XRqytGro9YjXZzISaKnyKVTgTiR6UtZvCW5VTpav-2Kw/s1600/i+gusti+ngurah+rai.png
Dilahirkan di daerah Desa Carangsari, Petang, di Kabupaten Badung, Bali, wilayah Hindia Belanda, pada tanggal 30 Januari 1917 dan wafat di daerah Marga, kabupaten Tabanan, provinsi Bali, Indonesia, pada tanggal 20 November 1946 pada umur yang muda yaitu 29 tahun. merupakan seorang pahlawan Indonesia yang berasal dari Kabupaten Badung, wilayah Provinsi Bali.
Ngurah Rai terkenal karena mempunyai pasukan yang dinamai "TOKRING" KOTOK GARING melakukan pertempuran/perang terakhir yang diketahi dengan nama perang Puputan Margarana. (Puputan sendiri, mempunyai arti dalam bahasa bali, adalah "habis-habisan", sedangkan dalam bahasa bali Margarana yang memiliki arti "Pertempuran di Marga", Marga merupakan sebuah desa di wilayah ibukota kecamatan di daerah pelosok Kabupaten Tabanan, wilayah Provinsi Bali).

5
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMpzk7wTwFYp8XemKJ1wgZAPhFiQ5R6Qi_FkmWhzW_8PUdjSImOFGaySKiiBzi4g2n3-KDMf3J_wARoEyLwJ3luxjvmwtWcBIsczmtAv2kqyQBwBdLmFyO84wcWJ2g842g1CnfTsQJht8/s1600/ki+hajar+dewantara.png
Dengan nama kecil Raden Mas Soewardi Soerjaningrat setelah itu sejak tahun 1922 berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara, dilahirkan di Provinsi Yogyakarta, pada tanggal 2 Mei 1889 dan wafat di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 26 April 1959 pada usia 69 tahun merupakan aktivis pergerakan kemerdekaan Bansa Indonesia, kolumnis (penulis untuk koran ataupun majalah), politisi, dan pemrakarsa pendidikan bagi para kaum pribumi di Indonesia dari zaman kolonial penjajahan Bangsa Belanda. Ia merupakan seorang pendiri Perguruan Taman Siswa, ialah suatu lembaga pendidikan yang pada masa itu untuk memberikan kesempatan bagi para orang - orang pribumi jelata untuk dapat mendapatkan hak pendidikan yang sama seperti halnya para priyayi ataupun orang-orang kolonial Belanda


Pahlawan Revolusi

NO

GAMBAR PAHLAWAN REVOLUSI

URAIAN

1

Description: Jenderal Ahmad Yani











Jenderal Ahmad Yani lahir di Purworejo pada tanggal 19 Juni 1922. Beliau mendapatkan pendidikan formal di HIS (sekolah setingkat SD), MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs/setingkat Sekolah Menengah Pertama) dan AMS (Algemne Middelberge School/setingkat Sekolah Menengah Atas). Ahmad Yani mengawali karir militernya dengan mengikuti wajib militer oleh pemerintahan Belanda di Malang. Ketika pendudukan Jepang, Ahmad Yani gabung bersama PETA.
Prestasi Ahmad Yani di bidang militer cukup mengagumkan. Diawali dengan menahan Agresi Militer pertama dan kedua Belanda, dilanjutkan dengan mengalahkan pemberontak DI/TII, Operasi Trikora di Papua Barat dan Operasi Dwikora menghadapi konfrontasi dengan Malaysia.
Ketika menjabat sebagai Menteri/Panglima Angkatan Darat, Ahmad Yani menolak usul PKI yang menginginkan pembentukan Angkatan Kelima yaitu dipersenjatainya buruh dan tani. Sehingga Ahmad Yani menjadi target penculikan dan pembunuhan PKI dalam Gerakan 30 September. Tubuhnya yang penuh luka tembak, dibawa dan dibuang ke sumur di Lubang Buaya.

2

Description: wikipedia.org

Lahir di Purwokerto pada tanggal 2 Juni 1920, Letnan Jenderal Suprapto menyelesaikan pendidikan formalnya di MULO dan AMS Yogyakarta. Suprapto sering berpindah tugas. Mulai di Semarang sebagai Kepala Staf Tentara dan Teritorial (T&T) IV/ Diponegoro, ditarik ke Jakarta sebagai Staff Angkatan Darat dan kembali lagi ke Kementerian Pertahanan. Setelah pemberontakan Permesta (Perdjuangan Rakjat Semesta) padam, Suprapto bermarkas di Medan sebagai Deputi Kepala Staf Angkatan Darat untuk wilayah Sumatera.
Suprapto merupakan salah satu Perwira Tinggi yang menolak D. N. Aidit ketika berpendapat membentuk Angkatan Kelima. Sehingga pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965, Suprapto pun menjadi salah satu korban penculikan dan pembunuhan PKI.

 

3

Description: wikipedia.org

Letnan Jenderal M. T. Haryono lahir di Surabaya pada tanggal 20 Januari 1924. Ayahnya seorang asisten wedana di Gresik. Haryono mendapatkan pendidikan formal di ELS (setingkat Sekolah Dasar), HBS (setingkat Sekolah Menengah Umum) dan Ika Dai Gakko (Sekolah Kedokteran masa pendudukan Jepang) di Jakarta, namun berhenti di tengah jalan.
Ketika di Jakarta, Haryono bersama pemuda lain berjuang mempertahankan kemerdekaan. Dilanjutkan gabung ke TKR (Tentara Keamanan Rakyat). Pada peristiwa Gerakan 30 September, Letnan Jenderal M. T. Haryono menjadi salah satu korban kebiadaban PKI.
Jenderal bintang tiga ini sangat cerdas. Haryono seperti Bung Hatta yang fasih beberapa bahasa asing yaitu Belanda, Inggris dan Jerman. Sehingga Haryono sering menjadi perwira penyambung lidah dalam setiap perundingan. Termasuk ketika KMB (Konferensi Meja Bundar), Haryono hadir sebagai Sekretaris Delegasi Militer Indonesia.

4

Description: wikipedia.org

Letnan Jenderal Siswondo Parman atau yang lebih dikenal dengan Letjen S. Parman merupakan salah satu Pahlawan Revolusi. Parman diculik dan dibunuh PKI karena menolak usul D. N. Aidit tentang dipersenjatainya buruh dan tani atau disebut Angkatan Kelima. Terlebih lagi bahwa Parman merupakan tentara intelijen yang tahu tentang gerak-gerik PKI.
Parman yang lahir pada tanggal 4 Agustus 1918 di Wonosobo mendapatkan pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas. Parman pun masuk ke Sekolah Tinggi Kedokteran, namun tidak sampai mendapatkan gelar dokter akibat Jepang telah menduduki wilayah Indonesia.

5

Description: wikipedia.org

Mayor Jenderal D. I. Pandjaitan lahir di Balige, Sumatera Utara pada tanggal 19 Juni 1925. Pandjaitan menyelesaikan pendidikan formalnya hingga Sekolah Menengah Atas. Ketika Jepang tiba di Indonesia, Pandjaitan mengikuti latihan Gyugun dan ditugaskan menjadi anggota Gyugun di Pekanbaru.
Setelah kemerdekaan, Pandjaitan bersama pemuda lainnya membentuk TKR. Karirnya di TKR terus naik, mulai dari komandan batalyon, kemudian menjadi Komandan Pendidikan Divisi IX/Banteng di Bukittinggi, menjadi Kepala Staf Umum IV (Supplay) Komandemen Tentara Sumatera dan menjadi Pimpinan Perbekalan Perjuangan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan yang terakhir adalah Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat (sebelumnya masih banyak jabatan yang diembannya). Sebagai Perwira Tinggi, Pandjaitan menjadi target penculikan dan pembunuhan oleh PKI.

6

Description: wikipedia.org

Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo lahir di Kebumen pada tanggal 28 Agustus 1922. Beliau menyelesaikan belajar formalnya sebelum Jepang menduduki Indonesia. Pada tahun 1945, Sutoyo gabung militer sebagai Polisi Tentara Keamanan Rakyat yang merupakan cikal bakal Polisi Militer. Awal karir Sutoyo di Polisi Militer yaitu sebagai ajudan Kolonel Gatot Soebroto, Komandan Polisi Militer. Karirnya terus naik hingga dipercaya menjadi inspektur kehakiman/jaksa militer utama.
Dini hari tanggal 1 Oktober 1965, Sutoyo diculik oleh PKI dan dibawa ke markas mereka di Lubang Buaya. Di sana Sutoyo dibunuh dan tubuhnya dibuang ke sumur tak terpakai.

7

Description: wikipedia.org

Kapten Pierre Tendean merupakan ajudan Jenderal Abdul Haris Nasution yang lahir pada tanggal 21 Februari 1939. Tendean mengawali karir militernya menjadi intelijen. Ditugaskan sebagai mata-mata ke Malaysia sehubungan dengan konfrontasi antara Indonesia dengan Malaysia.
Pada peristiwa G30S, Pierre yang disangka Jenderal A. H. Nasution ditangkap dan dibawa oleh PKI ke Lubang Buaya. Disana Pierre dibunuh dan dimasukan ke sumur tak terpakai bersama 6 Perwira Tinggi Angkatan Darat lainnya. Pierre pun dianugerahi Pahlawan Revolusi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAKALAH MERENCANAKAN PENDIDIKAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN ANAK

permohonan izin oprasional paud

MAKALAH PRAKTIKUM DAKWAH TAUSIAH TENTANG PERNIKAHAN